Menentukan Ukuran dan Dimensi Kabel

BY IN Uncategorized NO COMMENTS YET

Salah satu aspek yang paling penting dalam merancang dan membangun setiap bagian dari sistem kelistrikan suatu instalasi pompa adalah menentukan ukuran yang benar dan jenis kabel yang akan digunakan untuk setiap rangkaian. Jika ukuran kabel terlalu kecil, Anda akan menghadapi risiko menghasilkan panas pada kabel; jika terlalu besar maka Anda akan membuang-buang uang dengan jumlah tembaga yang terlalu banyak yang sebenarnya tidak diperlukan. Anda juga perlu mengetahui jenis kabel apa yang Anda akan gunakan – tembaga polos atau dengan bahan kaleng, standar insulasi PVC atau insulasi dengan dinding tipis? Artikel berikut akan memberi Anda wawasan tentang bagaimana menentukan kabel listrik dan memungkinkan Anda untuk memilih kabel yang tepat untuk aplikasi Anda.

Sebelum menentukan kabel yang akan digunakan kita perlu mengumpulkan beberapa informasi berikut:

1) Jenis beban (Load): Untuk feeder, panel kontrol, Distribution Board (DB) atau motor

2) Sumber Daya: AC / DC power untuk Tiga fase atau fase tunggal

3) Arus beban penuh (Ampere)

4) Ukuran Circuit Breaker

5) Jenis kabel (PVC, XLPE, Anti Api)

6) Kondisi Instalasi (Bawah tanah, trefoil, trunking, tray atau conduit)

7) Jarak / panjang kabel dari sumber ke beban

Perhitungan untuk ukuran kabel

Ib ≤ In ≤ Iz

Ib = beban ampere

In = Ukuran Circuit Breaker

Iz = Current Rating untuk kabel

Contoh :

Kita merencanakan untuk memasang 1 unit motor induksi 75 hp untuk menjalankan pompa air, nilai Power Factor adalah 0,8 dan efisiensi motor 0.85. Power Supply untuk motor ini adalah 415 volt 3 phase 50Hz. Jarak dari panel ke motor adalah 75 meter. Panel dan pompa terletak di luar lokasi pabrik. Marilah kita hitung ukuran “circuit breaker” (pemutus sirkuit) yang cocok, serta kabel listrik dan juga jenis kabel yang tepat untuk aplikasi ini.

Perhitungan

Ib ≤ In ≤ Iz

Ib = (hp x 746) / (√3 x Volt x PF x Efisiensi)

Ib = (75 x 746) / (√3 x 415 x 0,8 x 0,85)

Ib = 114,5 Ampere

In = Ib ≤ breaker sizing

In = 114 ≤ 150 ampere

In = 150 ampere (kami memutuskan untuk menggunakan MCCB 3 pole dengan rating 150 ampere)

Iz = In ≤ Iz

Iz = 150 ≤ Iz

Iz = 187 ampere (kapasitas dilakukan untuk ukuran kabel 50mm²)

Jadi kami memutuskan untuk menggunakan ukuran kabel = 50 mm² dengan 4 kabel inti dan di klip langsung ke kabel tray. Untuk mengkonfirmasi ukuran kabel ini, kita perlu menghitung drop tegangan (voltage drop).

Tabel 1

* Silahkan klik link berikut untuk melihat table secara lengkap

Perhitungan Voltage Drop

Di bawah ini adalah perhitungan “voltage drop” (penurunan tegangan) untuk kabel power supply dari panel ke motor induksi.

Dari Panel ke motor induksi = 75 meter

mV = 0,87 (lihat tabel di bawah)

Tabel 2

Formula drop tegangan: Vd = Ib x panjang (meter) x mV / 1000

Vd = (114,5 x 75 x 0,87) / 1000

Vd = 7.47 (Acceptable refer to IEE 17th edition )

*Nilai Voltage drop yang dapat diterima adalah 4% x 415 volt = 16,6 Volt

Kesimpulan

Dari perhitungan ini, dapat ditentukan bahwa ukuran kabel yang tepat adalah 50mm² dengan 150 ampere dari MCCB, dengan menggunakan multicore kabel PVC (karena aplikasi kabel outdoor) dan juga kabel dengan kabel tray.

Itulah sebabnya kita perlu mengetahui mengenai perhitungan ukuran kabel untuk memastikan instalasi kabel yang baik dan memenuhi persyaratan dan peraturan “Keselamatan Listrik” dan mengurangi resiko yang akan dihadapi.

Sumber: http://www.electricneutron.com/wiring-techniques/electrical-cablewire-sizing/

So, what do you think ?