Menghitung “Total Head” pada sistem perpompaan

BY IN Uncategorized NO COMMENTS YET

9ba41889-91d2-485e-b215-8e82850a84a7

Cara Menghitung “Total Head” untuk Pompa Industri

“Total Head” dalam suatu sistem pompa industri adalah jumlah besarnya tekanan ketika air mengalir dalam suatu sistem. Hal ini terdiri dari dua bagian  yaitu: Beda Tinggi (vertical rise) and Gesekan Hilang (friction loss).

Perhitungan ini sangatlah penting dan harus  dilakukan secara akurat agar kita dapat melakukan perhitungan yang benar sesuai dengan jumlah peralatan dan asesoris yang dibutuhkan.

Untuk menghitung “Total Head”, kita perlu mengukur  dua hal yaitu:  A) Beda Tinggi (vertical rise), dan B) Gesekan Hilang (friction loss) terhadap semua pipa dan komponen yang dilalui air pada sisi Hisap (suction) dan sisi Buang (discharge) pompa. Kemudian keduanya dijumlahkan.

Marilah kita coba untuk menghitungnya bersama-sama  dan kemudian Anda akan dapat mencoba untuk melakukannya sendiri!

Cara Menghitung Beda Tinggi (vertical rise)

A) Beda Tinggi (vertical rise). Ini ditentukan dengan mengukur dari titik awal air terendah hingga titik akhir tertinggi. Ketika level air di dalam tangki menurun, maka Beda Tinggi (vertical rise) akan meningkat, dan akibatnya, “Total Head” akan meningkat pula.

Ilustrasi

Dalam contoh di atas, jika Tanki A penuh dan mengalir ke atas Tanki B, Beda Tinggi (vertical rise) menjadi  10 feet. Jika Tanki A setengah dikosongkan dan hanya ada terdapat 5 feet air di dalam Tanki A,  maka Beda Tinggi (vertical rise) menjadi 15 feet. Jika tangki A dikosongkan, maka Beda Tinggi (vertical rise) akan menjadi 21 feet.

Seringkali yang termudah adalah dengan menggunakan kemungkinan total tertinggi dalam sistem pompa. Ini akan mencegah kemungkinan kesalahan perhitungan. Dalam hal ini, total Beda Tinggi (vertical rise) akan menjadi 21 feet.

Hal ini benar kecuali jika Anda yakin level air tidak akan turun di bawah level tertentu.

Cara Menghitung Gesekan Hilang (friction loss)

B) Gesekan Hilang (friction loss). Untuk menghitung Gesekan Hilang (friction loss) Anda harus terlebih dahulu mengetahui seberapa besar Aliran (flow) yang Anda inginkan. Setiap Aliran (flow rate) akan memiliki Gesekan Hilang (friction loss) yang berbeda. Setelah mengetahui Aliran (flow), Anda perlu mengetahui jenis pipa apa yang Anda gunakan, Ketebalan pipa, dan panjang pipa, baik secara vertikal maupun horisontal. Anda juga perlu mengetaui berapa banyak sambungan siku (elbows), katup (valves), sambungan-sambungan (connections), dan apa pun yang bersentuhan dengan air.

Dengan menggunakan contoh di atas, marilah kita asumsikan bahwa pipa yang digunakan adalah PVC, ketebalan 40, dan ukuran 1,5 inchi. Pipa memiliki jarak horisontal 120 feet, dan dinaikan 21 feet secara vertikal. Ada 2 sambungan siku (elbows) 90 derajat dan 2 katup (gate valve).

Langkah 1) Hitunglah total panjang pipa.

  • 120 + 21 = 151

Langkah 2) Carilah panjang pipa setara untuk sambungan siku  (elbows) dan katup (gate valve).

starrite table_JPG

Langkah 3) Jumlahkan panjang pipa dengan panjang  sambungan siku (elbows), katup (valves), sambungan-sambungan (connections).

  • 151 + 24 = 175

Langkah 4) Bagilah jumlah langkah 3 dengan 100.

  • 175/100 = 1,75

Langkah 5) Carilah Gesekan Hilang (friction loss) per 100 feet dari pipa 1,5 inchi.

  • Jawabannya adalah 2,83 feet per 100 feet.

Langkah 6) Kalikanlah hasil dari langkah 4 dengan angka Gesekan Hilang (friction loss) pada langkah 5.

  • 1,75 X 2,83 = 4,95 feet

Terdapat juga beberapa kalkulator online yang dapat membantu Anda mendapatkan perhitungan yang Anda butuhkan.

Beberapa pilihan kami:

Free Dynamic Total Head Calculator :

http://www.freecalc.com/fricfram.htm

University of Wisonsin Total Dynamic Head Calculator

http://irrigation.wsu.edu/Content/Calculators/General/Total-Dynamic-Head.php

C) Hasil Perhitungan: Beda Tinggi (vertical rise) dalam contoh diatas adalah 21 feet. Gesekan Hilang (friction loss) untuk 20GPM adalah 4,95 feet. Dengan menambahkan keduanya, Maka “Total Head” adalah 25,95 feet.

 Skenario Alternatif

Bagaimana jika level air di dalam tangki tidak pernah turun di bawah 5 feet dan pengguna masih memerlukan 20GPM? Jika tangki pernah kosong hingga lebih dari 5 feet, maka jarak vertikal antara air di Tanki A dan bagian atas Tanki B adalah 15 feet. 15 feet jarak vertikal + 4,95 feet Gesekan Hilang (friction loss) = 19,95 feet dari “Total Head”.

Bagaimana jika “flow rate” adalah 30GPM dan tangki dikosongkan. Anda sekarang harus memperhitungkan kenaikan vertikal sebesar 21 feet. Gesekan Hilang (friction loss) per 100 feet untuk 30GPM melalui pipa 1,5 inchi adalah 6 feet.

Jadi, 1,75 (panjang pipa dan ekuivalennya tetap sama) X 6 feet = 10,5 feet Gesekan Hilang (friction loss). 10,5 feet Gesekan Hilang (friction loss) ditambah 21 feet Beda Tinggi (vertical rise) adalah 31,5 feet “Total Head”.

Catatan khusus:

  • Berat jenis air dapat sedikit merubah Gesekan Hilang (friction loss)
  • Jika berat jenisnya antara 1,0 dan 2,0 (air= 1,0), Anda tidak perlu untuk menggunakan informasi tersebut dalam kalkulasi Anda.
  • Jika kurang dari 1,0 atau lebih dari 2,0, disarankan untuk menggunakan bantuan kalkulator online.
  • Viskositas di sisi lain dapat meningkatkan Gesekan Hilang (friction loss). Jika cairan cukup kental, tentukan viskositas dengan baik menggunakan tabel atau kalkulator online.

Source: marchpump.com

 

 

So, what do you think ?